Rabu, 22 April 2026 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan pendidikan dan kesejahteraan siswa dengan menyelenggarakan workshop bersama Guru Bimbingan Konseling (BK) secara daring melalui platform Zoom Meeting yang dihadiri 190 peserta dari Sabang sampai Merauke. Kegiatan ini mengusung tema “Gen Z Mental Health: Membangun Prestasi dan Percaya Diri”.

Workshop tersebut secara resmi dibuka oleh Dr. Ahmad Juanda, Ak., M.M., C.A yang dalam sambutannya menekankan pentingnya perhatian terhadap kesehatan mental generasi muda, khususnya Gen Z, sebagai fondasi dalam meraih prestasi akademik maupun non-akademik. Ia juga menyoroti peran strategis guru BK dalam mendampingi siswa menghadapi berbagai tantangan di era digital.

Sebagai narasumber utama, Ahmad Sulaiman, S.Psi., M.Ed., menyampaikan materi yang berfokus pada pemahaman kondisi psikologis Gen Z, strategi membangun kepercayaan diri, serta cara efektif mengelola tekanan sosial dan akademik. Materi yang disampaikan diharapkan dapat menjadi bekal praktis bagi para guru BK dalam memberikan pendampingan yang lebih optimal kepada siswa.

Poin penting lainnya yang dibahas adalah sikap Gen Z dalam menolak normalisasi penderitaan, khususnya dalam konteks dunia kerja dan akademik. Jika generasi sebelumnya cenderung menganggap stres berlebih dan kerja hingga sakit (overwork) sebagai bentuk dedikasi, Gen Z justru menuntut keseimbangan hidup (work-life balance) dan berusaha memutus rantai trauma tersebut.

Kegiatan ini tidak hanya menjadi sarana peningkatan kapasitas bagi guru BK, tetapi juga sebagai wadah komunikasi dan kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Malang dengan sekolah-sekolah mitra. Melalui pembahasan ini, UMM berharap dapat memberikan perspektif baru kepada para peserta workshop bahwa Gen Z bukan hanya menghadapi tantangan mental yang kompleks, tetapi juga memiliki kesadaran dan kemampuan yang kuat dalam mengelola kesehatan mentalnya. Hal ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi lainnya untuk lebih terbuka dan peduli terhadap kesehatan mental.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UMM semakin memperkuat perannya sebagai institusi pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga pada aspek psikologis dan karakter mahasiswa serta calon mahasiswa di masa depan.